Latest Movie :
Recent Movies

Download Film Assalamualaikum Beijing (2014)

Assalamualaikum Beijing
(2014)

assalamualaikum-beijing.jpg
zvbzx21.png
Released
30 December 2014
Country Indonesia
Language
Indonesian
Genre
Drama
Director Guntur Soeharjanto
Writers
Alim Sudio, Asma Nadia
Starcast Revalina S Temat, Morgan Oey, Ibnu Jamil, Laudya Cynthia Bella, Deddy Mahendra Desta
Rating imdb_icon.gifn/a

Sinopsis:
Sehari sebelum pernikahan dilangsungkan, Asmara (Revalina S Temat) mendapatkan kenyataan pahit bahwa kekasihnya, Dewa (Ibnu Jamil) ternyata sempat berselingkuh dengan teman sekantornya, Anita (Cynthia Ramlan). Walau Dewa memohon agar pernikahan tetap dilanjutkan, Asma terlanjur patah hati. Terlebih, hubungan sekali yang dilakukan ternyata membuahkan janin. Anita hamil.

Asma pun menerima tawaran pekerjaan di Beijing. Peluang yang didapatkan lewat bantuan Sekar (Laudya Cynthia Bella) dan Ridwan (Deddy Mahendra Desta), suaminya. Di Beijing Asma bertemu Zhongwen (Morgan Oey), lelaki tampan yang memperkenalkannya akan legenda cinta Ashima, putri cantik dari Yunan. Kebaikan dan perhatian Zhongwen, membuat Asma perlahan membuka hati. Walaupun sempat gamang ketika Dewa menyusulnya ke Beijing.
10351593_10154822930385422_7686879773299


salam_beijing.jpg

Download Film Assalamualaikum Beijing (2014) WEBRip  MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 360p
Durasi: 1 Jam - 35 Menit - 22 Detik
Size: 234 mb
SS:
Assalamualaikum_Beijing_2014_Web_Rip_Rye

Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/hmifjwqa1n9a
TF: http://www.tusfiles.net/1dirx4w9jhs0
UI: http://sht.io/1aro
SF: http://sht.io/1arp
UP: http://upx.nz/pCOHSl

Download Film Assalamualaikum Beijing (2014) WEBRip  AVI Normal Quality:
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 500x260
1 Jam - 35 Menit - 22 Detik
Ukuran: 180 mb
SS:


Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/i2mv4qbp9yeb
TF: http://www.tusfiles.net/mxo81h28jiqe
UI: http://sht.io/1arq
SF: http://sht.io/1arr
UP: http://upx.nz/jqT2e9
 
==================================================
=========================
{[['']]}

Dum Laga Ke Haisha (2015) + Subtitle Indonesia

Dum Laga Ke Haisha
(2015)

dum-laga-ke-haisha.jpg

Released
Country India
Language
Hindi
Genre
Director
Sharat Katariya
Writer
n/a
Starcast Ayushmann Khurrana, Sanjay Mishra, Kumar Sanu | See full cast and crew »
Rating imdb_icon.gif 7.8/10

Ratings: 7.8/10 from 2,822 users
Reviews: 29 user |
10 critic

Sinopisis:

A marriage is arranged between a slim guy and an over-weight girl.

Download Film Dum Laga Ke Haisha (2015) BluRay Subtitle Indonesia MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)

Resolusi: 360p
Durasi: 1 Jam - 50 Menit - 11 Detik
Ukuran: 285 mb

Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/wn51kol4xm7y
TF: http://www.tusfiles.net/fv41jlx72bd7
UF: uploading...
UI: http://sht.io/1a88
SF: http://sht.io/1a87
UP: http://upx.nz/l6JLrd

Subtitle: br-dumlaga-2015.zip | MoreBahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT

Download Film Dum Laga Ke Haisha (2015) BluRay Subtitle Indonesia AVI Normal Quality:
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)

Resolusi: 500x260
Durasi: 1 Jam - 50 Menit - 11 Detik
Ukuran: 208 mb

Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/jl5n2tkl08it
TF: http://www.tusfiles.net/a4g2kabqplph
UF: uploading...
UI: http://sht.io/1a89
SF: http://sht.io/1a8a
UP: http://upx.nz/AITsjk

Subtitle: br-dumlaga-2015.zip | MoreBahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT


================================================
============================
{[['']]}

Download Who Are You: School Episode 3 + Subtitle Indonesia

[TV SERIES]
Who Are You: School 2015

who-are-you-school-2015.jpg

 Released
April 27, 2015

Mon & Tue 21:55
Country South Korea
Language
Korean
Genre
Director Baek Sang-Hoon
Writers
Kim Hyun-Jung, Kim Min-Jung
Starcast Kim So-Hyun, Nam Ju-Hyuck, Yook Sung-Jae, Lee Pil-Mo, Kim Se-A
Rating imdb_icon.gifn/a


Sinopsis:
Drama yang disutradarai Baek Sang Hoon ini merupakan rangkaian seri ‘School’ yang dibuat sejak tahun 1999. Walaupun begitu, cerita dari masing-masing seri ini tidak berhubungan satu sama lain. ‘Who Are You – School 2015’ ini dibintangi bintang muda Kim So Hyun, Nam Joo Hyuk, dan Sung Jae ‘BTOB’ sebagai pemeran utama. Kim So Hyun berperan ganda sebagai saudara kembar identik Go Eun Bi dan Go Eun Byul.

Go Eun Byul digambarkan sebagai gadis populer di Segang High School, sedangkan Go Eun Bi mengalami hal yang bertolak belakang. Ia sering menjadi obyek penindasan di sekolahnya.

Suatu hari Eun Byul menghilang secara misterius. Kemudian Eun Bi pindah ke Segang High School dan menyamar menjadi saudara kembarnya. Eun Byul muncul kembali dalam keadaan amnesia. Dia bertekad mencari tahu siapa dirinya.


Download Film Who Are You: School 2015 (2015) Episode 1 Subtitle Indonesia HDTV AVI:
File Format: AVI
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 500x288
Durasi: 59 Menit - 23 Detik
Ukuran: 138 mb

Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/t3vgp3vlufj9
TF: http://www.tusfiles.net/p8wvxp8qy9i5
UF: http://sht.io/15j7SF: http://sht.io/15j8
UP: http://upx.nz/aWuV7x

Subtitle: ways-e01.zip
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT

Download Film Who Are You: School 2015 (2015) Episode 2 Subtitle Indonesia HDTV AVI:
File Format: AVI
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 500x288
Durasi: 58 Menit - 26 Detik
Ukuran: 136 mb

Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/he8rjuoq6qpv
TF: http://www.tusfiles.net/06a6pl851tle
UF: http://sht.io/165f
SF: http://sht.io/165e
UP: http://upx.nz/tMIiUE

Subtitle: ways-e02.zip
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT

Download Film Who Are You: School 2015 (2015) Episode 3 Subtitle Indonesia HDTV AVI:
File Format: AVI
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 500x288
Durasi: 58 Menit - 46 Detik
Ukuran: 139 mb

Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/vyfgns6jiwas
TF: http://www.tusfiles.net/ri9vqm96blcw
UF: uploadi ng....
SF: http://sht.io/1a3p
UP: http://upx.nz/DHMKI9

Subtitle: .....wait
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT

=======================================
===================
{[['']]}

Download Jupiter Ascending + Subtitle Indonesia

Jupiter Ascending
(2015)

brjupiter-ascending.jpg

Released
Country USA | UK
Language
French | German | English
Genre
Directors
Andy Wachowski (as The Wachowskis) , Lana Wachowski (as The Wachowskis)
Writers
Andy Wachowski (as The Wachowskis) , Lana Wachowski (as The Wachowskis)
Starcast Channing Tatum, Mila Kunis, Eddie Redmayne | See full cast and crew »
Rating imdb_icon.gif 5.7/10

Ratings: 5.7/10 from 52,375 users   Metascore: 40/100
Reviews: 440 user | 311 critic | 40 from Metacritic.com

Review:

Karya terbaru dari creator The Matrix trilogy ini merupakan contoh paling baru bagaimana ekspektasi berperan besar pada penilaian akhir setiap penonton pada hiburan yang baru saja mereka peroleh. Film ini dijadwalkan rilis pada bulan juli tahun lalu namun secara mendadak yang juga sukses menghasilkan kejutan adalah ia lantas di tendang jauh kebelakang untuk kemudian rilis pada awal bulan 2015 ini. Boom, pasti kualitasnya buruk, begitu penilaian paling klasik dari para penikmat film, yang akhirnya tidak memasang ekspektasi rendah namun justru menaruhnya di titik paling rendah, keputusan yang ternyata terhitung tidak buruk. Jupiter Ascending: space telenovela without Ana, Marimar, Esmeralda, Paulina, Rosalinda, and of course Betty La Fea.

Jupiter Jones (Mila Kunis) adalah seorang wanita dengan nasib yang ternyata tidak seindah rupa yang ia miliki. Setiap pagi Jupiter harus bangun dengan cara dipaksa bukan hanya oleh bunyi alarm namun juga suara ibunya yang kemudian memaksanya bangkit dan melaksanakan tugas pertamanya, menyediakan sarapan pagi. Tidak berhenti disitu, berikutnya mereka kemudian menuju tugas utama mereka sebagai janitor, membersihkan apartemen dari menata lemari pakaian pemilik hingga membersihkan toilet.

Namun suatu ketika nasib Jupiter berubah, tapi celakanya ia tidak hanya memperoleh perubahan skala kecil namun berada di level yang sangat ekstrim. Berawal dari melihat sekelompok sosok aneh Jupiter akhirnya di culik oleh seseorang bernama Caine Wise (Channing Tatum), pria yang mengatakan dirinya merupakan setengah manusia dan setengah serigala dan berasal dari planet lain.

Tapi ternyata hal tersebut bukan kejutan terbesar yang ia informasikan kepada Jupiter, melainkan sebuah fakta lain terkait Jupiter yang menjadi sumber masalah dari pertikaian diantara penguasa "planet lain" tadi, keluarga Abrasax yang terdiri dari Balem Abrasax (Eddie Redmayne), Titus Abrasax (Douglas Booth), dan Kalique Abrasax (Tuppence Middleton). Tugas yang ia miliki juga tidak mudah karena bukan hanya berdampak pada keluarga Abrasax namun juga pada eksistensi manusia di bumi.

Ekspektasi rendah? Ya, ketimbang mengantisipasi seberapa megah presentasi yang akan diberikan oleh The Wachowskis di film ini justru melakukan hal sebaliknya, mempersiapkan diri pada kemungkinan terburuk dari kualitas Jupiter Ascending. Alasannya? Sangat sederhana, penundaan jadwal rilis yang mungkin terkesan seperti sesuatu yang kecil namun sesungguhnya menimbulkan dampak yang cukup besar, terlebih terhadap film-film yang mengandalkan visual effect seperti ini.

Tapi ternyata ada kejutan yang diberikan oleh The Wachowskis disini, dan itu hadir di babak awal. Tidak dapat dikatakan buruk bahkan, dari bagaimana cara mereka “meletakkan” karakter kehadapan penontonnya serta mencoba membangun masalah dengan perlahan, babak awal terhitung menarik terlebih dengan adegan action kejar-kejaran yang mengasyikkan itu, anda dapat merasakan fantasi dan imajinasi yang The Wachowskis ingin berikan di bagian ini, intens, liar, namun terkendali.

Bukan hanya manis, bagian ini bahkan terasa sangat manis. Ya, manis, apalagi setelah bagian tersebut kita kemudian akan mengerti maksud utama yang ingin The Wachowskis tampilkan disini, hadir sebuah ide yang menarik untuk ditelisik karena kesan berani dan ambisius yang ia tunjukkan.

Tapi celakanya hasil yang tercipta justru berbeda, ketimbang menjadi sebuah pertempuran luar angkasa dalam wujud raksasa film ini justru perlahan terlihat seperti sebuah drama keluarga kelas telenovela. Benar, lucu memang bahkan terasa menggelikan bagaimana dibalik segala eksekusi kelas atas dan tidak jarang terasa memukau di sektor visual The Wachowskis justru kurang begitu berhasil melengkapinya dengan cerita yang menarik, cerita yang bukan hanya mampu menjadi sebuah eksposisi pada apa yang terjadi namun juga cerita yang juga mampu meninggalkan kesan dan makna yang menarik dibalik segala aksi mondar-mandir yang ia lakukan.

Jupiter Ascending terluka cukup besar di bagian tersebut, meskipun sesekali ia berhasil bersinar dan memancarkan energi yang menarik pada imajinasi namun setelah itu ia kembali jatuh menjadi drama tanpa emosi. Tidak hanya tanpa emosi malah, dengan mudah pula anda mungkin akan merasa kehilangan ketertarikan pada apa yang terjadi diantara karakter-karakter didalam cerita. Bukan berarti narasi yang ia miliki sulit untuk di ikuti tapi mereka kurang begitu menarik untuk di ikuti. Urutan-urutan yang ia tampilkan kerap terasa terputus sehingga daya cengkeram alur pada atensi penonton juga sangat lemah, dan celakanya itu hadir disamping plot yang sangat sederhana bahkan tidak memiliki misteri yang mumpuni namun ditampilkan dengan begitu berbelit-belit.

Dari ikatan keluarga kita masuk kedalam bisnis dan persaingan antar keluarga, setelah itu kita juga akan menemukan sub-plot lain terkait ancaman pada bumi, dan itu mereka bungkus dengan sebuah sentuhan romance yang mentah dan dipaksakan. Secara berkala penonton didorong oleh The Wachowskis untuk masuk kedalam tiap bagian dan kemudian meresapi yang sedang terjadi seolah ada sebuah pesan yang begitu menarik disana, tapi sayangnya tidak mereka sajikan dengan komposisi yang padat, komposisi yang mampu membuat penonton berinvestasi pada karakter dan juga cerita.

Mengapa pembahasannya menjadi begitu rumit? Karena The Wachowskis seperti membawa sesuatu yang serius disini, pesan yang seperti coba mereka bentuk menjadi sebuah alarm bagi manusia terkait eksistensi di bumi tapi mereka bumbui dengan kurang cermat. Bukan kurang malah, tapi tidak cermat, seperti ingin menjadikan ini kombinasi antara Speed Racer dan Cloud Atlas, fun ketika bergerak cepat tapi punya cerita yang rumit atau kompleks yang kemudian menghasilkan sebuah punch yang kuat di akhir cerita, formula yang gagal. Masalah besar terletak pada urgensi, dan seperti yang saya singgung tadi ini berjalan ibarat sebuah telenovela, terombang-ambing tapi disini tidak disertai dengan emosi yang mumpuni.

Sangat disayangkan memang The Wachowskis tidak menaruh atensi yang lebih besar pada bagian yang seandainya diolah lebih baik akan memberikan dampak yang siginifikan pad kualitas keseluruhan film, ketimbang menciptakan kehebohan visual yang sesungguhnya menawarkan gambar-gambar cantik yang sudah menjadi ibarat makanan sehari-hari bagi para penonton sekarang ini. Dan akhirnya ini akan terasa menggelikan bagaimana ketika kehadirannya harus ditunda karena alasan visual tapi ternyata hal tersebut pula yang menjadi pedang bermata dua bagi Jupiter Ascending.

Disatu sisi ia berhasil menjadi salah satu dari nilai positif dari film ini disamping score yang terhitung oke itu, tapi disisi lain ia pula yang mencuri fokus sehingga atensi pada cerita seperti terkesan seadanya, bahkan terbilang miskin, plot yang sering terputus-putus sehingga eksposisi narasi di warnai dengan lompatan-lompatan yang mengganggu, daya tarik karakter yang dangkal sehingga sulit untuk terus tertarik pada apa yang mereka lakukan dan hadapi, cerita yang sederhana namun mencoba begitu keras untuk tampak rumit tanpa disertai intrik yang baik, hingga divisi akting yang seperti membuang percuma Channing Tatum, Mila Kunis, hingga Stephen Hawking yang sepanjang film justru lebih sering tampak berjuang keras untuk memberikan “nyawa” pada karakter mereka sehingga tidak sebatas menjadi boneka semata.

Overall, Jupiter Ascending adalah film yang kurang memuaskan. Jupiter Ascending akan membuat anda semakin merindukan The Wachowskis yang mengendalikan The Matrix, The Wachowskis yang menggunakan premis sederhana untuk kemudian membawa penonton masuk kedalam narasi penuh lompatan yang menyenangkan. Mereka mencoba bertumbuh ke atas dengan mencoba menciptakan cerita yang terasa kompleks tapi perlahan kegembiraan yang The Wachowskis hasilkan justru bergerak ke bawah, dari eksposisi yang kaku, plot yang terputus-putus, urgensi yang tidak menawarkan kegelisahan yang menarik, karakter dan cerita yang miskin emosi dan daya tarik, sebuah ambisi yang besar untuk menjadi sci-fi epic yang akhirnya hanya sebatas menjadi sebuah visual feast bagi mata tanpa berlanjut ke imajinasi.

Download Film Jupiter Ascending (2015) BluRay Subtitle Indonesia MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)

Resolusi: 360p
Durasi: 2 Jam - 07 Menit - 34 Detik
Ukuran: 361 mb

Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/5nlxlohxkss8
TF: http://www.tusfiles.net/6aqivm377mzg
UI: http://sht.io/1a9h
SF: http://sht.io/1a9i
UP: http://upx.nz/1PANy3

Subtitle: br-jupiterasc-2015.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT

Download Film Jupiter Ascending (2015) BluRay Subtitle Indonesia AVI Normal Quality:
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)

Resolusi: 500x260
Durasi: 2 Jam - 07 Menit - 34 Detik
Ukuran: 240 mb

Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/b3wr9tlqslhs
TF: http://www.tusfiles.net/yx1fw0mntxwd
UF: Uploading...
UI: http://sht.io/1a9k
SF: http://sht.io/1a9m
UP: http://upx.nz/xuApz8

Subtitle: br-jupiterasc-2015.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Download Film Jupiter Ascending (2015) WEB-DL Subtitle Indonesia MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)

Resolusi: 360p
Durasi: 2 Jam - 07 Menit - 31 Detik
Ukuran: 346 mb

Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/2qmdxb99j4c1
TF: http://www.tusfiles.net/20fq6rs6dy8f
UF: http://sht.io/11uj
UI: http://sht.io/11ul
SF: http://sht.io/11um
UP: http://upx.nz/QjbA1e

Subtitle: dl-jupasc-2015.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT

Download Film Jupiter Ascending (2015) WEB-DL Subtitle Indonesia AVI Normal Quality:
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)

Resolusi: 500x260
Durasi: 2 Jam - 07 Menit - 31 Detik
Ukuran: 240 mb


Download Single Link:

UC: https://userscloud.com/mb37puqmq2pd
TF: http://www.tusfiles.net/3a38sc96txv1
UF: http://sht.io/124i
SF: http://sht.io/124j
UP: http://upx.nz/JZbgxl

Subtitle: dl-jupasc-2015.zip

===============================================================
============================= 
{[['']]}

Fifty Shades of Grey UNRATED BluRay + Subtitle Indonesia

Fifty Shades of Grey
(2015)

 


 

 

Released
13 February 2015 (USA)
Country USA
Language
English
Genre
Drama | Romance
Director Sam Taylor-Johnson
Writers
Kelly Marcel (screenplay), E.L. James (novel) 
Starcast Dakota Johnson, Jamie Dornan, Jennifer Ehle | See full cast and crew »

Review:
Fifty Shades of Grey is like a foreplay without climax. Ya, mayoritas dari kamu pasti sudah tahu bahwa tema yang dibawa oleh film yang berhasil menciptakan kehebohan dengan menjadi film R-rated dengan penjualan tercepat dalam sejarah Fandango ini adalah seks, apa yang ia jual adalah relationship penuh gairah membara, dan apa yang kita harapkan sebagai penonton adalah hiburan yang mampu menggoda hingga membakar gairah dan imajinasi kita. Jika anda merupakan salah satu penonton yang mencintai novelnya, maka bersiaplah kecewa. Jika anda bagian dari tim yang bahagia ketika Twilight Saga telah berakhir, maka bersiaplah untuk waspada. A softcore porn version of Cinderella.

Sakit yang diderita oleh teman sekamarnya justru membawa Anastasia "Ana" Steele (Dakota Johnson) kedalam sebuah masalah. Ana diminta oleh temannya mewawancarai Christian Grey (Jamie Dornan), pria berusia 27 tahun yang juga merupakan seorang miliarder muda. Mister Grey punya aura yang mengintimidasi yang kemudian membuat Ana menerima sebuah permintaan dari Grey setelah mereka beberapa kali bertemu secara “sengaja”.

Celakanya permintaan Grey bukan sesuatu yang biasa. Grey meminta Ana untuk terlibat dalam sebuah hubungan seksual yang mengharuskannya menuruti dan patuh pada Grey, meskipun perlahan Ana yang merupakan seorang perawan mulai merasa bingung dengan segala sesuatu yang terjadi didalam hubungan tersebut.

Menjelaskan film ini sebenarnya sangat-sangat mudah, bahkan ia dapat diwakili oleh sebuah kalimat yang terdiri dari beberapa kata dari Fifty Shades of Grey, “He was polite. Intense. Smart. Really intimidating”. Sopan, intens, pintar, dan sangat mengintimidasi, kamu putar makna dari masing-masing kata tadi atau tambahkan kata tidak didepannya, maka itu yang akan kamu dapatkan dari film ini.

Ketimbang jadi hiburan yang mampu mempermainkan gairah penontonnya dibawah kontrol Sam Taylor-Johnson film ini justru terasa seperti satu pria dan satu wanita yang tersesat dalam hubungan penuh melodrama. Ini seharusnya menjadi film yang membakar fantasi penonton, membawa mereka bergembira dengan masuk kedalam berbagai imajinasi liar dari percakapan yang menggoda hingga aksi BDSM penuh kinky, bukannya menjadi drama romance standard yang menyia-nyiakan materi erotis yang ia punya.

Mari mulai dengan mengintimidasi, sesuatu yang sulit ditemukan di sini. Sam Taylor-Johnson membentuk set dingin pada cerita di awal dengan oke tapi setelah itu ia seperti tidak mau untuk tumbuh menjadi panas. Masalah Fifty Shades of Grey tidak berhenti di situ karena gerak cerita sendiri terasa lambat, tidak dinamis, mengalami beberapa pengulangan yang mengganggu sehingga Ana dan Christian seperti hanya berputar-putar di sebuah lingkaran yang kacaunya lagi eksis didalam cerita yang sejak sinopsis hingga secara keseluruhan sangat minimalis.

Tidak ada ketegangan yang mengancam seperti yang diberikan oleh sumbernya, Sam Taylor-Johnson seperti mengandalkan suasana untuk membuat penonton merasa gelisah tapi celakanya tidak ia sertai dengan hal penting lainnya: karakter yang mempesona. Dari sini semua semakin kacau, sudahlah tidak intens ia juga gagal menciptakan intimitas yang menarik untuk penonton saksikan.

Cukup kaget juga sebenarnya karena intimitas merupakan hal utama yang menjadikan Nowhere Boy tampil menarik ditangan Sam Taylor-Johnson, dan disini ia lebih sering berusaha mencoba berbagai cara untuk menciptakan intimitas itu, mempertahankan materi yang gelap sambil menghadirkan upaya-upaya nakal, tapi mayoritas dari mereka tidak bekerja dengan tepat.

Dialog misalnya, ditulis ulang oleh Kelly Marcel lebih sering menjadikan percakapan tampak menggelikan ketimbang mengintimidasi, dan contoh lainnya adalah teknik close-up seperti adegan seks yang tidak jarang terasa kosong. Iya, Fifty Shades of Grey terasa kosong, dan kejutan lain juga hadir dari sini, dari durasinya yang dua jam itu adegan seks mendapatkan jatah yang sangat minim, dan sudahlah minim banyak dari mereka berada di kualitas yang miskin, bahkan terhitung kalah telak jika dibandingkan dengan beberapa humor yang sukses membuat penontonya tertawa.

Lengkap sudah, dari rasa mengintimidasi yang nihil, pesona karakter yang juga tidak baik, emosi dan intimitas yang seperti sulit untuk tumbuh, lalu ada humor yang menarik didalamnya. Ketimbang merasa tergoda dan mulai berfantasi, ya, lebih sering mengernyitkan dahi karena rasa aneh yang film ini berikan. Chemistry juga jadi masalah besar, dan sepertinya isu hubungan yang kurang harmonis antara DJ dan JD bukan sebuah upaya membangun hype belaka.

Di beberapa scene kamu dapat merasakan bahwa keduanya terasa tidak nyaman saat berinteraksi, contohnya scene bathtub. Obsesi antar karakter yang mereka mainkan juga lemah, dan secara individual juga mereka tidak berhasil tampil menarik, Dornan gagal memberikan kita power dan control yang dimiliki oleh Grey, sedangkan Dakota mungkin merasakan apa yang dialami oleh Kristen Stewart di Twilight, naskah dan eksekusi yang tidak mumpuni sehingga menghalanginya untuk bersinar. Ana seharusnya menjadi puppy yang menjengkelkan sehingga tampak menggoda, dan film ini juga seharusnya tentang bagaimana Ana bertumbuh, bukannya justru mengamati kondisi kacau di psikologi miliknya.

Oh ya, yang terakhir tidak sopan. Seperti yang disebutkan di awal tadi ini seperti foreplay yang tidak mau membawa kamu menuju klimaks. Alasannya? Sekuel!! Ya, waspadalah. Fifty Shades of Grey memang berhasil membuat penonton gelisah tapi bukan dengan menggoda fantasi dan imajinasi mereka melainkan gelisah dengan kekakuan yang ia tampilkan dengan gerak mondar-mandir yang lamban bersama dialog yang menggelikan, meskipun beberapa hal konyol bisa dibilang terasa cukup menghibur.

Tidak mengintimidasi, tidak intens, tidak pintar, dan hingga akhir ia hanya ingin menggoda sehingga juga tidak sopan. Fifty Shades of Grey mungkin tidak membosankan tapi ia merupakan kumpulan imajinasi yang melelahkan. Acceptable? Maybe yes. Boring? Probably. Dissapointing? Absolutely yes. A softcore porn version of Cinderella, it’s like a foreplay without climax.

File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 360p
Durasi: 2 Jam - 08 Menit - 29 Detik
Size: 360 mb 

DOWNLOAD 

subtitle : br-shdesgrey-2015.zip 

 

=========================================

================= 



 

{[['']]}

Skin Trade WEB-DL + Subtitle Indonesia

Skin Trade
(2015)

 

Released
23 April 2015 (USA)
Country USA | Thailand | Canada
Language
English | Thai
Genre
Action | Drama
Director
Ekachai Uekrongtham
Writers
 Gabriel Dowrick (screenplay), Steven Elder (screenplay), 2 more credits »
Starcast Ron Perlman, Tony Jaa, Dolph Lundgren | See full cast and crew »

Sinopsis:

Film action barat berjudul “Skin Trade” ini bercerita tentang kisah detektif NYC bernama Nick Cassidy ( Dolph Lundgren ) dan juga detektif Thailand bernama Tony Vitayakui ( Tony Jaa ).

Nick pergi ke S.E Asia bersama Tony untuk memburu dan menghancurkan jaringan perdagangan manusia yang dilakukan oleh mafia gangster Serbia bernama Viktor Dragovic ( Ron Perlman ). Nick keliru telah membunuh anak Viktor dalam operasi di dermaga New Jersey, sehingga Viktor mencoba untuk membunuh Nick dan keluarganya.

File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)

Resolusi: 360p
Durasi: 1 Jam - 35 Menit - 48 Detik
Ukuran: 264 mb


============================================
====================

 

{[['']]}

The Last: Naruto the Movie HDRip + Subtitle Indonesia

The Last: Naruto the Movie
(ザ・ラスト‐ナルト・ザ・ムービー‐ /  Za Rasuto: Naruto za Mūbī)
(2014)

Released
6 December 2014 (Japan)
Country Japan
Language
Japanese
(Korean Dubbed)
Genre
Animation | Action | Adventure
Director
Tsuneo Kobayashi
Writers
Masashi Kishimoto (manga), Masashi Kishimoto (story)
Starcast Junko Takeuchi, Nana Mizuki, Jun Fukuyama | See full cast and crew »

 Review:

Dua tahun setelah peristiwa Perang Dunia Shinobi Keempat, bulan mulai jatuh ke Bumi. Dengan bulan sekarang seperti meteor yang akan menghancurkan segala sesuatu yang akan berdampak buruk, Naruto harus berurusan dengan ancaman baru ini. Sementara itu, Toneri Ōtsutsuki, keturunan Hamura Ōtsutsuki bertekad untuk melanjutkan warisan leluhurnya, muncul dan menculik Hanabi Hyuga setelah gagal merebut Hinata, yang mencoba dan gagal untuk memberikan Naruto hadiah cinta pribadi — syal merah yang dia rajut sendiri untuk mengenang salah satu yang Naruto gunakan saat di Akademi — di Festival Musim Dingin Konohagakure.

Naruto, Hinata, Sakura, Sai, dan Shikamaru dikerahkan untuk pergi dan menyelamatkan Hanabi. Toneri kembali dan Hinata ditangkap, sehingga Naruto harus menyelamatkan keduanya, tidak menyadari akhirnya kembali merasakan perasaan Hinata. Pada titik tertentu, Toneri mencuri Byakugan Hanabi dan mengimplan mereka dalam soket mata kosongnya sendiri, membangkitkan Tenseigan yang disegel oleh keturunan Hamura beberapa abad terakhir.


 File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)

Resolusi: 360p
Durasi: 1 Jam - 51 Menit - 46 Detik
Ukuran: 273 mb



===========================================================
======================= 


 

{[['']]}

Download Game Android Bloons: Monkey city





Deskripsi:
membangun dan meningkatkan kota yang indah dengan monyet lucu yang tinggal di dalamnya.
Mempertahankan kota Anda dari gerombolan balon berwarna-warni menyerang Anda.
Dalam permainan Android ini Anda harus membantu monyet menghasilkan sumber daya yang diperlukan dan membangun kota.
Membangun berbagai bangunan , seperti rumah-rumah , pabrik , toko-toko , kuil , teater , dll Melawan balon , lama musuh monyet.
Tempatkan menara defensif dan senjata otomatis dalam perjalanan dari balon.
Meng-upgrade senjata Anda dan memenangkan pertempuran.


Game features:   
  • grafis warna-warni
  • banyak bangunan
  • fun mini-game
  • bermain dengan teman
 
 
==================


{[['']]}
 
Support : Copyright © 2011. 1movies - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger